Anand Krishna

Kiat Total Success Ala Anand Krishna Cocok Bagi Mereka Yang Ingin Mengetahui Arti Sukses Secara Holistik      

 

Buku Total Success: Meraih Keberhasilan Sejati” adalah buku yang luar biasa, di dalam buku tersebut. Anand Krishna berbagi pengetahuan tentang arti sukses dan bagaimana meraih keberhasilan sejati. Buku tersebut berisikan resep dan rumusan sukses orang-orang yang sudah meraih sukses, dimana resep sukses tersebut tidak diberikan begitu saja oleh Anand Krishna. Beliau menterjemahkan resep sukses itu sehingga menjadi sesuai yang penuh dengan nilai dan makna.

Penasaran?

Berikut ini sedikit kutipan dari buku Total Success karya Anand Krishna, semoga bisa memberikan gambaran akan kedalaman makna buku tersebut  . . . .

 

 

Going the Extra Mile 

Tidak terpaku pada apa yang diwajibkan. Berkaryalah tanpa beban kewajiban. Bekerja tanpa pamrih.

Ada yang bilang, “Kewajiban saya adalah bekerja dari pukul 09.00 pagi hingga pukul 17.00 sore. Saya selalu tepat waktu. Masuk kantor tepat waktu. Keluar kantor tepat waktu. Istirahat tepat waktu. Mengambil cuti tepat waktu…. Kalau pekerjaan di kantor masih tidak beres, ya itu bukan tanggung jawab saya. Saya sudah memberikan tenaga sesuai dengan kewajiban saya, gaji saya, dan kontrak kerja yang telah saya tanda tangani. Saya tidak melanggar peraturan apa pun.”

Tepuk tangan, Horeeeee…….. 

Anda akan selamanya bekerja di kantor itu, dengan promosi yang tepat waktu juga. Tinggal berdoa supaya kantor Anda tidak tutup, usaha boss Anda tidak bangkrut, supaya Anda tidak kehilangan mata pencaharian.

Bekerja karena kewajiban adalah baik, tetapi tidak cukup bila Anda ingin meraih keberhasilan sejati. Keberhasilan sejati membutuhkan sedikit pengorbanan, yaitu pengorbanan hak. Cintailah pekerjaan Anda. Janganlah bekerja karena terdorong oleh kewajiban saja.

Bila kita mencintai pekerjaan, dengan sendirinya tak akan terpaku dengan apa saja yang menjadi kewajiban kita. Bila pekerjaan di kantor belum selesai, tidak ada salahnya bila kita meninggalkan kantor setelah menyelesaikannya. Tidak perlu memeriksa jam terus.

“Ah, tapi saya tidak dibayar untuk itu. Saya tidak menerima uang lembur.”

Ini adalah mentalitas buruh kasar. Bila Anda ingin diperlakukan sebagai buruh kasar, peliharalah mentalitas itu. Tapi, bila Anda ingin diperlakukan sebagai mitra yang saling peduli, mentalitas itu harus diubah.

Apalagi, bila Anda ingin menjadi pengusaha, mentalitas “bekerja sesuai dengan kewajiban” menjadi penghalang utama.

Bagaimana membiasakan diri to go extra mile? 

Berkaryalah tanpa pamrih, karena pamrih Anda tidak menjamin keberhasilan Anda. Karya Andalah yang menjamin hal tersebut.

Hill tidak bicara banyak tentang hukum aksi reaksi, kendati hal ini sangat erat kaitannya dengan hokum tersebut. Ada aksi, ada reaksi yang setimpal. Bila Anda telah bekerja secara optimal, pekerjaan Anda pasti membawa hasil yang optimal pula. Bila Anda bekerja dengan setengah hati, hasilnya pun setengah. Go extra mile, dan hasilnya akan ikut go extra mile juga.

Hal lain yang tak kalah penting adalah:

 

Bagaimana berkarya dan memperoleh berkah dari alam semesta? 

Inilah kesaksian Hill:

 

The most successful prople are those who serve the greatest number of people. 

Orang yang paling sukses adalah mereka yang melayani paling banyak orang.

 

Buah keberhasilan yang dinikmati sendiri atau bersama keluarga saja tidak berarti banyak. Keberhasilan sejati terjadi bila buahnya bias dunikmati oleh siapa saja yang berhubungan dengan Anda.

Pekerjaan Anda menguntungkan berapa banyak orang. Menguntungkan orang lain atau hanya diri sendiri dan keluarga Anda?

Ada yang bertanya, “Tapi, kenapa saya mesti bekerja untuk orang lain?”

Pertanyaan ini memisahkan diri kita dari semesta. Pertanyaan seperti itu membuat kita tidak selaras dengan alam. Karena memisahkan diri, kita menjadi sangat kecil, kerdil.

Alam luas adanya karena keberadaannya untuk semua. Matahari terbit tidak hanya bagi mereka yang memuji dan memujanya. Ia terbit dan menerangi semua, termasuk mereka yang memakinya. Matahari tidak terpengaruh oleh cacian mereka. Ia tetap melayani semua.

Demikian pula dengan air, api, dan angin. Sungai mengalir untuk semua. Api memberi kehangatan kepada semua. Angin bertiup bagi semua. Bulan dan bintang tidak pilih kasih. Sungai dan laut pun demikian. Oeohonan, tumbuh-tumbuhan – semuanya ada untuk semua.

Bila kita tidak mencontoh mereka, kita menjadi aneh sendiri. Kita menjadi orang yang tidak alami. Kita menjadi warga asing di tengah keluarga besar alam semesta.

Seorang teman pengusaha di luar negeri memiliki kebiasaan melibatkan sebanyak mungkin orang dalam usahanya….tentu saja orang-orang yang dikenalnya dengan baik. Setiap membuka usaha baru, ia mengundang mereka untuk ikut serta menanamkan modal.

“Kenapa?” saya bertanya, karena saya tahu persis dia tidak membutuhkan suntikan dana dari luar. Usaha-usaha itu dapat dibukanya sendiri dengan modal sendiri.

Ia menjawab. “Karena nasib baik bukanlah monopoli saya untuk selamanya. Hari ini, saya masih jaya. Kebetulan saja nasib masih bersahabat. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Saat itu, barangkali nasib baik orang lain yang dapat menyelamatkan usaha kita bersama.”

Teman ini memang menjadi panutan saya. Orang-orang yang diikutsertakan biasanya dari “kalangan sendiri”, dalam pengertian stafnya sendiri. Kemarin masih karyawan, hari ini ikut memiliki dsaham dalam perusahaan. Lagi-lagi, tentunya bukan sembarang orang, tapi mereka yang memang layak, pantas untuk di-“angkat”.

Saya memuji kejeniusannya. Dia tertawa, “Sesungguhnya, dengan melakukan hal itu saya memperoleh kepuasan batin. Saya merasa bahagia. Kepuasan batin itu, kebahagiaan itu sungguh tinggi nilainya, dan saya memperolehnya dengan mudah dan murah dengan berbagi keberuntungan. This is cheap. Saya memperoleh kepuasan dan kebahagiaan dengan harga yang sangat murah.”

Dasar businessman! Di balik going extra mile pun masih ada pamrih – kepuasan dan kebahagiaan. Tidak apalah, pamrihnya sudah sangat sopan, santun. Ia meraih kepuasan batin dan kebahagiaan dengan cara berbagi bukan dengan cara merampas. Ia memperoleh kepuasan dan kebahagiaa dengan melayani, bukan karena dilayani. Bravo, keep it up buddy! 

Barangkali, karena semangatnya itu, hingga hari ini pun ia masih bias mempertahankan usahanya di Singapura yang saat naskah ini disiapkan sudah amat terimbas krisis global. Padahal bisnis yang ditekuninya merupakan labor – intensive, membutuhkan banyak buruh. Dulu, ia masih bisa mendatangkan buruh dari Malaysia. Sekarang, taraf hidup di Malaysia sudah meningkat, dan ia harus mengimpor buruh dari Filipina, Bangladesh, dan tentu saja Indonesia. Biaya produksi dia meningkat terus dari tahun ke tahun, tapi ia tidak mengeluh, “Saya tidak merasa pusing. Partner-partner lain pun tidak merasa pusing. Karena, rasa pusing pun kita bagi-bagi, sebagaimana kita berbagi keuntungan di akhir tahun. Setiap orang mendapatkan secuil pusing, sedikit saja, maka tidak terasa. Ousing ada, tapi tak terasa.”

 

Learning from Adversity and Defeat 

Poin penting berikut adalah belajar dari kesulitan dan kegagalan.

Hill mengingatkan kita:

 

Remember, every defeat, every disappointment and every adversity carries with it the seed of an equivalent or greater benefit. 

Ingatlah, setiap kegagalan, kekecewaan, dan kesulitan mengandung benih keberhasilan yang setara atau malah lebih besar.

 

Orang yang takut gagal dan menyerah pada ketakutan itu jelas tak akan pernah berhasil. Orang yang tidak belajar dari kegagalannya akan mengulang kegagalan yang sama dan tidak pernah berhasil untuk selamanya.

Para teroris atau pelaku kekerasan dalam bentuk apa pun – termasuk para pengusaha yang sudi menipu demi keuntungan pribadi – adalah orang-orang yang tidak berani menerima kegagalan. Hasil jangka pendek barangkali memuaskan, tapi hasil jangka panjangnya tidak pernah memuaskan.

Apa yang dihasilkan para teroris yang menghancurkan World Trade Center di New York, Kuta di Bali, dan pusat perekonomian India di Mumbai? Apakah tujuan mereka tercapai? Apakah mereka berhasil meneror warga kota tersebut sehingga mereka sebagai martir? Sejarah akan tetap mengenang mereka sebagai penjahat.

Para pelaku aksi kejahatan, kekerasan, terror – bahkan termasuk korupsi, kolusi, dan lain sebagainya – adalah orang-orang yang takut gagal. Bergabung dengan kau mini adalah para politisi yang takut kehilangan jabatan dan karena ketakutannya iry laly melakukan cara-cara curang. Mereka dalam keadaan desperate, dan kehilangan akal sehat. Mereka sudah tidak dapat berpikir jernih. Perasaan mereka mati, mereka melakukan apa saja untuk mencapai tujuan yang tak lain sekadar fatamorgana. Apa yang mereka anggap tujuan itu adalah kehancuran mereka sendiri.

Sesungguhnya kehancuran diri yang mereka undang itu disebabkan oleh ketidakmampuan mereka untuk menerima kekalahan dan kegagalan sebagai pengalaman yang berharga. Pengalaman yang justru pada langkah berikutnya dapat mengantar kita pada keberhasilan yang sejati.

 

I don’t measure a man’s success by how high he climbs, but how high he bounces when he hits bottom. 

Saya tidak mengukur keberhasilan seseorang dari ketinggian yang telah dia daki, tetapi dari kemampuannya untuk bangkit kembali setiap kali ia jatuh dan menyentuh dasar.

~ GEORGE S. PATTONA

 

 

Luar biasa bukan?

Bagi yang masih ingin mengetahui rahasi sukses ala holistik, langsung saja simak lembar demi lembar buku “Total Success: Meraih Keberhasilan Sejati” buah karya Anand Krishna yang diterbutkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

Untuk pembelian buku silahkan menghubungi WA Order: 087885111979

Gagal Move On? Ini Dia Tips Dari Anand Krishna Untuk Mengatasi Gagal Move On
Anand Krishna Bagikan Cara Instan Menjadi Kaya
Anand Krishna Bagikan Rahasia Kaya Dalam Sekejap
Anand Krishna Tentang “Defisiensi DMT dan Dampaknya”
Dalam Buku Yoga Sutra Patanjali Anand Krishna Ungkap Rahasia Yoga Secara Holistik
Anand Krishna Jelaskan Tentang DMT dan Pengalaman Spiritual
Anand Krishna Jelaskan Makna Tersembunyi Dari Asta Brata
Anand Krishna Center Singaraja di Resmikan
Pandangan Anand Krishna Terkait dengan Awarness (Kesadaran)
Kiat Total Success Ala Anand Krishna
Anand Krishna Ungkap Makna Tersembunyi Dalam Mahabharata
Buku Yoga Terbaik Buah Karya Anand Krishna
Buku Panduan Kehidupan Ala Anand Krishna
Bersama Anand Krishna Memahami Budaya
Anand Krishna Mengungkap Rahasia Karma
Anand Krishna Ungkap Rahasia Saraswati
Anand Krishna Bagi Tips Menghadapi Kematian Tanpa Rasa Cemas
Anand Krishna Sampaikan Pesan Kearifan Lokal Nusantara dari Danau Toba
Anand Krishna Kupas Bhagavad Gita Online
Anand Krishna Membagikan Mutiara Spiritual
Anand Krishna Mengungkap Cara Membaca Mimpi & Cara Mengatasi Pikiran Negatif