LOGO-OEC

Anand Krishna Ungkap Rahasia Dewa/Dewi Dan Alien, Apakah alien itu ada atau tidak? Apakah makhluk-makhluk di luar bumi ini ada?. Mari Kita Cari Tahu Jawabannya Sekarang!

 

Anand Krishna tokoh spiritual humanis yang juga sekaligus sebagai penulis ratusan judul buku yang bertemakan spiritual dan meditasi, di dalam video yang berjudul “Dewa/Dewi: Alien atau Penolong Manusia?”.

Mari sama-sama kita simak penjelasan beliau dimana dalam video ini banyak hal menarik yang bisa dijadikan sebagai bahan renungan bagi kita semua dalam memandang kehidupan ini.

 

 

Apakah alien itu ada atau tidak? Apakah makhluk-makhluk di luar bumi ini ada?.

Bapak Anand Krishna memberikan perumpamaan bahwa seperti halnya dalam keseharian kita, bila ada warga negara Amerika datang ke negara kita, maka seseorang itu atau mereka kita anggap orang asing pun demikian pula bila kita yang berasal dari Indonesia datang ke negara Amerika, maka kita dianggap orang asing oleh penduduk Amerika tersebut.

Dalam bahasa Jawa Kuno, bahasa sanskerta,bahasa Kawi Kuno dan dalam bahasa Sunda,  makhluk-makhluk di luar bumi yang pernah datang ke sini disebut dewa. Dalam bahasa Bali mereka menyebutnya dengan Betara. Dalam setiap bahasa ada istilah untuk menyebutnya.

Pengertian kita tentang dewa adalah Light Being, makhluk cahaya.  Kita harus memahami bahwa orang-orang atau dewa-dewa itu datang ke sini, mereka itu pasti bisa menyesuaikan diri untuk datang ke sini dalam waktu yang sangat singkat.

Dulu kalau kita mau ke planet Mars, butuh waktu enam bulan, belakangan ini bisa dalam waktu 3 minggu saja. Dalam kurun waktu 20 – 30 tahun jangka waktunya ke planet Mars dari 6 enam bulan kini sudah turun menjadi  3 minggu, bagaimana kalau itu mungkin terjadi dalam waktu beberapa jam, bolak-balik ke Mars. Berarti badan kita ada penyesuaian-penyesuaian, bukan cuma pesawatnya disesuaikan.

Sekarang kita sudah bicara tentang tele transportation, pasti akan terjadi penyesuaian-penyesuaian.

Nah, mereka (para dewa/dewi) berada dalam satu peradaban yang lebih maju dan mereka bisa datang ke sini (ke bumi). Dan kita sejak 5000 tahun yang lalu mengalami kemerosotan, sehingga interaksi kita dengan mereka terputus cukup lama dan hanya terjadi dengan orang-orang tertentu.

Tetapi ya, they are all around us, mereka ada di mana-mana. Dan mereka juga berkepentingan bahwa kita tidak terlalu bodoh. Karena kalau kita melakukan kesalahan apapun yang berpengaruh tidak baik bagi Bumi kita, termasuk global warming , akan mempengaruhi seluruh konstelasi.

Jadi, mereka itu khawatir karena kita bodoh sekali, kalau kita merusak di sini maka mereka juga akan kena dampaknya.

Kita (manusia) itu layaknya anak kecil atau orang yang belum berpengetahuan yang diberikan mainan atau senjata yang ampuh tapi karena tidak tahu maka kita bisa saling membunuh.

Jadi, mereka (para dewa/dewi) juga sedang mengawasi kita, mengamati kita. Mereka datang ke sini dan mengawasi hal-hal yang berkaitan dengan nuklir .

Bapak Anand Krishna menyatakan bahwa kita semestinya tidak menyebut mereka alien karena banyak sekali hal-hal yang sekarang kita nikmati di bumi ini adalah berkat mereka, banyak sekali.

Seperti science, ilmu pengetahuan, sains. Contohnya seorang ahli Matematika  asal India yang terkenal dengan kontribusinya dalam pengembangan dari analisis matematika, teori bilangan, barisan tak hingga, dan pecahan berkelanjutan yang bernama Srinivasa Ramanujan, ia suka berdoa pada seorang dewi, pada Mother Goddess dan ia mendapatkan ilham. Uniknya dia adalah seorang autodidak.

Itu adalah hasil dari ilmu yang ditransfer kepada dia dari luar. Bapak Anand Krishna percaya bahwa yang ia sebut dewi itu mewujud dan itu mungkin sekali. Ia berinteraksi dengan sang dewi dan mendapatkan info itu dari sang dewi.

Apakah karena mereka (para dewa/dewi itu makhluk yang lebih advanced, maju sehingga mereka bisa mempengaruhi mind (gugusan pikiran dan perasaan) kita sehingga kita bisa menangkapnya?

Kita bisa menangkapnya (menangkap informasi yang disampaikan oleh mereka) dan kalau kita kebetulan membutuhkan interaksi secara fisik,  juga bisa terjadi seperti itu. Kejadiannya terjadi pada Bapak Anand Krishna seperti yang beliau paparkan dalam buku beliau yang berjudul Soul Quest.

Jadi, mereka itu adalah makhluk-makhluk cahaya yang bisa mewujud.

 

 

Bagaimana sangat menarik bukan? semoga penjelasan beliau bisa memberikan refrensi bagi kita semua untuk dapat memperbaiki diri dan membuat kehidupan kita sehari-hari menjadi lebih berwarna.

 

Anand Krishna Kupas Tentang Mata Ketiga dan Intuisi Manusia

Di dalam buku “Neo Psychic Awareness” Anand Krishna berbagi pengetahuan yang mendalam terkait dengan mata ketiga, dimana beliau menjelaskan jika sebenarnya manusia itu memiliki manusia yang luar biasa yang belum dikembangkan secara optimal.

 

 

Ilmu medis memiliki standar tertentu untuk kemampuan persepsi kita. Mata mengandaikan gelombang tertentu. Telinga memiliki skala, sehingga hanya gelombang dengan frekwensi tertentu yang bisa didengar olehnya. Hal yang sama berlaku untuk peraba, penciuman, dan perasa.

Manusia memiliki kemampuan luar biasa, yang dalam diri kebanyakan orang masih terpendam sebagai sebuah potensi. Yang dimaksud adalah psychic awareness atau kesadaran psikis. Lapaisan kesadaran ini sering dikaitkan dengan sesuatu yang berbau mistis, gaib, dan sering disamakan dengan indra keenam.

Buku ini memaparkan bahwa kita bisa mengembangkan kesadaran psikis tertentu, dan Anand Krishna memberikan banyak latihan untuk itu. Dengan latihan tersebut akan terjadi perluasan kemampuan indrawi kita, kita akan menjadi lebih intuitif, lebih peka, dan dapat menggeser keterbatasan persepsi indrawi kita yang biasa.

Dengan kemampuan yang baru itu, Anand Krishna juga mengajak kita untuk membangun Indonesia Baru, mulai dengan dan diri kita sendiri.

 

Beli Buku Neo Psychic Awareness

 

Follow Anand Krishna

FaceBook
G +
LinkedIn
Twitter
YouTube

Links: