LOGO-OEC

Anand Krishna Mengungkap Rahasia Karma Individu & Karma Kolektif: Ketika Karma menjadi Dharma

Di dalam video yang berjudul “Karma Individu & Karma Kolektif: Ketika Karma menjadi Dharma”,  Anand Krishna spiritual humanis Indonesia kembali berbagi pengetahuan terkait tentang karma dan dharma.

Di dalam video spiritual ini sangat bermanfaat bagi para pejalan spiritual dalam mendalami spiritual lebih dalam lagi, mari sama-sama kita simak penjelasan Beliau semoga apa yang Beliau sampaikan bisa memberikan inspirasi bagi kita semua.

 

Dari kedua hal itu hukumnya sama, konsekuensi. Jadi, what ever you do, you will get back. Misalnya seseorang berbuat jahat pada saya, apakah saya sedang menerima akibat dari kejahatan yang saya lakukan sebelumnya sehingga orang itu menjahati saya atau dia sedang berbuat sesuatu yang baru. Saya tidak pernah berbuat jahat padanya, tapi dia menjahati saya. Jadi, ada karma baru.

Dalam kedua-dua hal ini sebetulnya yang harus kita lakukan adalah tetap memaafkan. Seandainya itu terjadi pada diri saya. Pertama-tama kita harus memahami sistem karma ini. Tidak selalu bahwa kalau saya menjahati seseorang dan orang itu akan menjahati saya. Saya akan mendapatkan konsekuensi dari perbuatan saya. Tapi apa yang terjadi bila orang yang saya jahati itu memaafkan saya. Saya akan tetap menerima konsekuensi dari Keberadaan karena perbuatan yang saya lakukan walaupun orang yang saya jahati telah memaafkan saya. Dan akibat itu entah melalui siapa. Lewat orang lain bisa.

Keberadaan akan “mencari” orang yang cocok untuk menjahati saya padahal itu bukan akibat dari kejahatan yang saya lakukan pada orang itu. Jadi, skenarionya sama tapi pemainnya berbeda.

Jadi, kalau saya ingin mematahkan lingkaran setan ini, saya harus memaafkan. Walaupun saya tahu orang yang telah saya maafkan itu pasti akan menuai akibat dari yang dia lakukan pada saya. Jadi, untuk mematahkan lingkaran karma yang tak berkesudahan, memaafkan adalah kuncinya untuk membantu diri sendiri.

Tidak berarti bila saya sudah memaafkan, maka akan selesai begitu saja. Tidak, orang yang berbuat jahat  pada saya itu akan mendapatkan akibat dari perbuatannya.

Di situ menjadi kewajiban kita selaku anggota masyarakat, atau bangsa, atau keluarga, atau suatu daerah atau suatu suku. Kewajiban kita untuk mencegah orang untuk berbuat jahat. Menjadi kewajiban kita untuk melindungi diri kita, melindungi bangsa kita, suku kita. Di situ adalah dharma kita. Karma bisa berubah menjadi dharma.

Ini berkaitan dengan Bhagavad Gita. Dimana Arjuna ketika ia berada di medan Kurukshetra, Krishna menjelaskan dengan jelas sekali “Arjuna, I am not here for you.” Walaupun Krishna mencintai Arjuna, Ia mengharapkan Arjuna untuk berperang di medan tersebut karena pada saat itu Arjuna lahir sebagai seorang satria yang perannya adalah untuk berperang , namun tetap saja bila Arjuna tidak bertindak, akan ada orang lain yang menggantikannya.

Krishna mengatakan pada Arjuna bahwa keberadaannya di  medan perang tersebut adalah untuk menegakkan dharma bukan untuk Arjuna.

Orang yang tidak melakukan Swadharma akan celaka.

Perang Mahabharata itu bukan tentang hitam dan putih, bukan tentang peperangan di antara kubu yang baik dan jahat, benar dan salah. Tetapi tentang ketepatan bertindak dalam setiap saat.

Krishna saat itu memihak Pandawa karena di antara Pandawa dan Kurawa, Pandawalah yang terbaik. Memang dalam keduanya ada keburukan dan kebaikan.

Jadi, dalam hidup ini kita harus memilah dan memilih. Kalau pun kadang-kadang kita memilih untuk diam,  pilihan itu juga harus diambil dengan penuh kesadaran bahwa yang terbaik pada saat itu adalah diam.

Kita harus benar-benar bisa membedakan antara individual karma (karma individu) dimana memaafkan adalah suatu keharusan dan karma kolektif dimana kita memiliki peran di masyarakat yang harus kita lakukan.

 

 

Buku “Karma Yoga Bagi Orang Modern Etos Kerja Transpersonal untuk Zaman Baru”

Bagi yang tertarik untuk mendalami spiritual, berikut ini adalah sebuah buku yang bisa menjadi asupan penuh gizi. Buku tersebut adalah  “Karma Yoga Bagi Orang Modern Etos Kerja Transpersonal untuk Zaman Baru” buah karya Anand Krishna.

Di dalam buku ini, Anand Krishna mengajarkan banyak hal terkait dengan karma yoga dan bagaimana karma yoga itu seharusnya menjadi lakon bagi perjalan spiritual.

Untuk pembelian melalu WA, silahkan hubungi WA: 087885111979

Follow Anand Krishna

FaceBook
G +
LinkedIn
Twitter
YouTube

Links: