LOGO-OEC

Anand Krishna Mengungkap Rahasia dan Kebijaksanaan Candi Sukuh Langsung Dari Candi Sukuh

 

Anand Krishna tokoh spiritual humanis Indonesia kembali berkenan berbagi pengetahuannya terkait dengan kebijaksanaan candi Sukuh, melalui video yang berjudul “Mengungkap Rahasia Candi Cetoh dan Sukuh: Sex dan Siklus Kelahiran dan Kematian”. Anand Krishna yang sedang berada di Candi Sukuh yang terletak di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.  Berbagi tentang rahasia dan kebijaksanaan yang terkandung dalam Candi Sukuh.

Mari sama-sama kita simak penjelasan beliau dalam video yang isinya bisa memberikan pemahan yang mendalam terkait dengan kebijaksaan leluhur Nusantara yang tertoreh di dalam Candi Sukuh.

 

 

Dari bentuk candi dan lain sebagainya, Bapak Anand Krishna melihat bahwa candi Sukuh ini semacam laboratorium. Dan candi Sukuh ini bukan suatu candi yang digunakan untuk keperluan ritual saja, tapi semacam laboratorium di mana mereka mempelajari sesuatu yang sekarang ini disebut tabu yakni seks.

Karena seks, kematian dan kelahiran sangat erat kaitannya.

Laboratorium ini digunakan untuk memahami apa yang terjadi pada roh setelah ia meninggalkan badan. Leluhur kita sejak lama hingga sekarang pun orang-orang di seluruh dunia percaya bahwa hidup ini bukan linear tapi cycling (melingkar). Ada siklus.

Setelah meninggalkan badan, roh kemudian mencari badan baru yang masih berada dalam kandungan dan masuk ke dalam badan itu.  Dalam masa transisi roh yang meninggalkan badan ketika kematian terjadi dan masuk ke dalam badan baru seks memainkan peranan yang penting sekali.

Artefak-artefak di sini mengingatkan beliau pada Garuda Purana. Garuda Purana berisi cerita lanjutan setelah terjadinya kematian badan fisik. Membahas tentang keadaan mental seseorang ketika badan fisik sudah hampir terlepaskan, mind masih berfungsi dan mind lalu memperlihatkan seluruh hidup orang tersebut (terjadi flashback). Dan di situlah biasanya akan terjadi penyesalan bilamana ia tidak melakukan sesuatu yang mestinya dilakukan semasa hidup.

Dalam masa tersebut (state of mind) ada orang yang mengalami neraka, ada juga yang mengalami surga dan inilah yang disebut Bhardo – masa transisi – dalam bahasa Tibet. Dan dalam masa transisi inilah soul mengalami surga dan neraka.

Setelah lepas dari badan, soul merasa ringan dan ada dua kemungkinan; yakni tertarik pada suatu kondisi dimana ia akan lahir kembali atau go to the next level.

Bila dilihat dari bentuk candi Sukuh ini yang berbentuk seperti piramid yang tanpa kerucut ini seperti stasiun atau suatu keadaan bahwa soul ini akan menuju ke tempat lain. Dan leluhur kita mengetahui bahwa mind (gugusan perasaan dan pikiran) itu dikendalikan oleh Bulan.

Jadi, setelah soul keluar dari badan, dengan sendirinya ia akan menuju Bulan.

Candi Sukuh dan Candi Cetoh saling terkait dan mewakili perjalanan soul dari kematian hingga lahir kembali atau moksha, bebas dari siklus kelahiran dan kematian.

Candi Cetoh akan membuat Soul “naik kelas”, moksha. Pengetahuan nenek moyang kita tentang Soul begitu maju.

Soul (bukan jiwa, arwah) yang baru lepas beberapa jam dari badan dapat menjadi kupu-kupu. Oleh karenanya jangan sekali-kali membunuh kupu-kupu dan bila mempunyai pajangan atau hiasan kupu-kupu yang diawetkan, tolong diperabukan. Mungkin saja kupu-kupu tersebut salah satu soul kerabat kita karena kupu-kupu yang datang ke rumah kita adalah keluarga kita.

 

 

Untuk mengetahui lebih lanjut pembahasan mengenai soul , silakan simak dalam buku “Soul Awareness” dan buku “Kearifan Mistisisme” karya Anand Krishna yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

 

Buku Soul Awareness – Menyingkap Rahasia Roh dan Reinkarnasi

Di dalam buku “Soul Awareness – Menyingkap Rahasia Roh dan Reinkarnasi” Anand Krishna mengungkap tentang rahasia roh dan reinkarnasi, banyak rahasia yang beliau sampaikan di dlaam buku tersebut yang belum banyak diketahui oleh orang. Buku yang cukup tebal tersebut memaparkan rahasia-rahasia yang dapat bermanfaat bagi mereka yang sedang belajar spiritual, silahkan dibaca lembaran demi lembaran dalam buku tersebut dimana penjelasan yang disampaikan di dalam bahasa sederhana yang mudah dimengerti itu akan membuat diri kita memahami apa yang sebelumnya sulit untuk di pahami.

Tahukah Anda bahwa ada kekuatan mahadahsyat di dalam diri kita? Kekuatan itu lebih dahsyat daripada kekuatan fi sik, kekuatan psikis, dan kekuatan gugusan pikiran serta perasaan (mind ) sekalipun—yang sejak awal abad ke-20 digembar-gemborkan oleh para motivator Barat.

Kekuatan itu adalah kekuatan yang muncul dari Kesadaran Jiwa, Soul Awareness . Hanya menyadari diri sebagai Jiwa sudah cukup untuk memunculkan kekuatan ini.

Kekuatan ini selanjutnya akan mewarnai seluruh hidup kita. Orientasi kita pun berubah dari kesadaran materi yang bersifat rendah dan tidak pernah bisa membahagiakan menjadi kesadaran rohani yang dengan mudah mengantar kita pada alam Kebahagiaan Sejati, Murni, Ananda….

 

Kearifan Mistisisme – Panduan Untuk Menyelaraskan Diri Dengan Semesta Dan Menyerap Suara Yang Maha Ada

Mistik dan Mistisisme sering diartikan sebagai pengaman kelenik atau ‘kegahiban’ namun sebenarnya bukan seperti itu, Anand Krishna tokoh spiritual humanis Indonesia yang juga sebagai penulis produktif memongkar tentang Mistik dan Mistisisme dalam sudut pandang spiritual yang boleh jadi belum terjaman oleh banyak orang.

Melalui lembaran buku “Kearifan Mistisisme – Panduan Untuk Menyelaraskan Diri Dengan Semesta Dan Menyerap Suara Yang Maha Ada“, beliau menjelaskan dengan mendalam tentang kearifan mistisisme. Semoga penjelasan beliau bisa memberikan inspirasi dan pemahaman mendalam terkait dengan mistik dan mistisisme.

Lewat buku ini kita akan bersama-sama berupaya untuk membuka mata batin kita. Mata batin adalah mata nurani, mata yang dapat menyaksikan kemuliaan dan keagungan Tuhan yang bersemayam dalam diri setiap makhluk, setiap wujud kehidupan, bahkan yang sekaligus menghidupi benda-benda tak bergerak, yang selama ini kita anggap sebagai benda mati.

Lewat buku ini kita juga bersama-sama berupaya untuk menyempurnakan pendengaran kita supaya suara-Nya,
suara batin, terdengar jelas.

Mari kita berupaya untuk merasakan kehadiran-Nya bukan saja di tempat-tempat ibadah dan di tempat-tempat suci, tetapi juga di dalam diri kita dan di dalam diri setiap makhluk.

Inilah Kearifan Mistisisme.

 

 

Follow Anand Krishna

FaceBook
G +
LinkedIn
Twitter
YouTube

Links: