Anand Krishna

Anand Krishna Membagikan Mutiara Spiritual Lewat YouTube

 

Melalui video YouTube yang berjudul “Patung atau Pratima? RIP atau Sadgati? Dan, Moksha!”, Anand Krishna tokoh spiritual humanis Indonesia. Yang juga merupakan penulis ratusan buku spiritual dan meditasi, berbagi pemahaman spiritual yang mendalam.

Mari sama-sama kita menyimak mutiara spiritual yang beliau sampaikan melalui video tersebut, semoga kebijaksanaan tersebut bisa turut mewarnai pemahaman kita semua sehingga kita bisa lebih dalam lagi dalam menggali spiritual.

 

 

Dalam tradisi Hindu (Peradaban Sunda – Sindhu Sarasvati), patung merupakan sebuah ungkapan dari salah satu nilai-nilai yang sakral di dalam diri kita dan hal ini dipahami sekali oleh para leluhur kita.

Raden Wijaya diwujudkan sebagai HariHara (Vishnu & Shiva) karena nilai-nilai luhur yang mewakili Vishnu yakni to protect, melindungi tanpa pilih kasih terdapat dalam diri Raden Wijaya sebagai seorang raja.

Lalu, Shiva mewakili nilai luhur untuk mendaur-ulang (memperbaharui, mengubah, update) keburukan, kejelekan menjadi kebaikan.  Dari waktu ke waktu, segala sesuatu yang usang mesti diubah.

Raden Wijaya mengingatkan bahwa segala sesuatu yang usang/kadaluarsa perlu diubah. Inilah kebesaran dari kerajaan Majapahit. Kejayaan kerajaan Majapahit bukan karena militer semata, tapi karena nilai ketatanegaraannya, seperti dijelaskan dalam Negarakertagama dan Pararaton.

Pratima Raden Wijaya (Tidak disebut patung) dibuat untuk mengungkapkan nilai luhur Hari (Vishnu, melindungi rakyat) dan Hara (Shiva, mendaur-ulang keburukan).

Jangan menggunakan istilah patung, khususnya yang mempunyai nilai-nilai luhur sehingga kesakralannya tetap terjaga. Jangan lagi naik ke atas patung ketika mengunjungi candi-candi seperti Prambanan dan Borobudur untuk berfoto. Hal ini untuk menjaga nilai-nilai luhur tersebut.

Dalam budaya Hindu (Peradaban Sindhu – Sunda – Sarasvati) tidak ada istilah Rest in Peace, tetapi Live in Peace.

Bukan hanya kepercayaan, Hindu adalah suatu budaya atau peradaban. Dan di dalamnya melingkupi Sikh, Jain dan lain-lain.

Dalam budaya Hindu, ungkapan belasungkawanya adalah Sadgati, semoga pada kehidupan berikutnya (setelah kematian) menjadi lebih baik lagi. Sadgati ; Gati adalah status, Sad adalah mulia. Sadgati: status yang lebih mulia.

Para Dewa adalah elemen-elemen yang ada di alam dan mengatur tata kelola alam semesta, Divine Government. Jangan menganggap para Dewa (elemen-elemen alam) sebagai hal yang tahayul sehingga kita tidak menghormati mereka dengan merusak alam.

Seperti halnya sistem pemerintahan yang ada dalam setiap negara, demikian juga dalam alam semesta ini. Terdapat Divine Government yang mengatur alam semesta ini.

Brahman adalah di atas segala-galanya, bukan Brahma (sebagai pencipta). Brahman dalam tradisi Bali adalah Acintya, sesuatu yang tak terpikirkan dan tidak terbayangkan.

Ketika ada yang meninggal, kita mengucapkan semoga mencapai Sadgati, menjadi lebih mulia pada kehidupan berikutnya. Sadgati yang paling utama (Sarvottam) adalah Moksha (menyatu dengan Alam Semesta).

 


Demikian mutiara spiritual yang beliau bagikan melalui YouTube, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.

Dalam Buku Yoga Sutra Patanjali Anand Krishna Ungkap Rahasia Yoga Secara Holistik
Anand Krishna Jelaskan Tentang DMT dan Pengalaman Spiritual
Anand Krishna Jelaskan Makna Tersembunyi Dari Asta Brata
Anand Krishna Center Singaraja di Resmikan
Pandangan Anand Krishna Terkait dengan Awarness (Kesadaran)
Kiat Total Success Ala Anand Krishna
Anand Krishna Ungkap Makna Tersembunyi Dalam Mahabharata
Buku Yoga Terbaik Buah Karya Anand Krishna
Buku Panduan Kehidupan Ala Anand Krishna
Bersama Anand Krishna Memahami Budaya
Anand Krishna Mengungkap Rahasia Karma
Anand Krishna Ungkap Rahasia Saraswati
Anand Krishna Bagi Tips Menghadapi Kematian Tanpa Rasa Cemas
Anand Krishna Sampaikan Pesan Kearifan Lokal Nusantara dari Danau Toba
Anand Krishna Kupas Bhagavad Gita Online
Anand Krishna Membagikan Mutiara Spiritual
Anand Krishna Mengungkap Cara Membaca Mimpi & Cara Mengatasi Pikiran Negatif
Anand Krishna Mengungkap Rahasia Candi Sukuh
Anand Krishna Mengungkap Rahasia Hantu dan Roh-Roh Bergentayangan
Anand Krishna Ungkap Rahasia Dewa/Dewi Dan Alien
Pandangan Anand Krishna Tentang Amarah